Menunggumu

Hal yang paling membosankan sekaligus hal yang paling mematikan di dunia ini adalah menunggu. Apalagi kalo kegiatan tunggu menunggu ini dilakukan dirumah kaca pada jam 3 sore, dimana suhu udara bisa mencapai 45 °C. Yah seharusnya sich suhu rumah kaca gak sepanas itu tapi IPB kan aneh masa buat rumah kaca hasilnya malah oven. Kasian nasib caisim gw….

Jadi yang gw tunggu adalah my profesor, yah namanya juga profesor pasti sibuk dan banyak urusan, jadi gw hanya bisa menggu dan menunggu dan menunggu hingga kering dan dehidrasi, gw khawatir besok demam, soalnya hari ini seperti akan muncul bibit flu, agak pusing dan sakit tenggorokan gitu.

Kembali ke masalah ‘menunggu’, gw paling sebel kalo disuruh nunggu lain cerita kalo nunggu orang di mall dan sedang ada uang, bisa shoping tapi kalo nunggu dirumah sakit buat periksa mata gw yang suka eror atau nunggu orang di tempat makan mana itu adalah suatu penyiksaan batin yang teramat sangat terlalu, bikin bete, bikin laper dan bikin marah.

Kalo nunggu sesuatu yang bersifat real misal nunggu orang atau nunggu paket maka yang namanya menunggu tidak menyakitkan melainkan membosankan. Kalo nunggu sesuatu yang abstrak dan menyangkut hajat hidup orang banyak maka hal itu bisa mematikan, contohnya menanti keputusan final dari pemerintah mengenai kenaikan harga BBM, menunggu jawaban dari somebody out there yang menyangkut kehidupan si penunggu dimasa depan. time could kill everyone. Gw pernah ngeliat bocah laki-laki ingusan umurnya sekita 18an gitu mau bunuh diri gara-gara ceweknya mau pergi ke luar negeri selama beberapa tahun. Sempit kayaknya dunia…

Intinya: gw benci kalo dibuat menunggu, apalagi kalo nunggu sesuatu yang gak diinginkan. Bosan!! :twisted:

Komentar

EMPTY

Beberapa hari terakhir ini lagu yang paling cocok jadi soundtrack hidup gw adalah:


Tried to take a picture
Of love, Didn’t think I’d miss her, That much, I want to fill this new frame, But its empty, Tried to write a letter, In ink
Its been getting better, I think, I got a piece of paper, But its empty, Its empty
Maybe we’re trying, Trying too hard, Maybe we’re torn apart, Maybe the timin, Is beating our hearts, We’re empty, And I’ve even wondered, If we, Should be getting under, These sheets, We could lie in this bed, But its empty, Its empty
Maybe we’re trying, Trying too hard, Maybe we’re torn apart, Maybe the timing, Is beating our hearts, We’re empty
Oh oh
Oh oh
Oooooh
Oh oh
Oh oh
Maybe we’re trying, Trying too hard, Maybe we’re torn apart, Maybe the timing, Is beating our hearts, We’re empty, We’re empty, We’re empty, Or will we end up getting hurt, Is this love a myth, So tell me are you in for this, There’s so much more than we can see, More than you, More than me, It takes two to believe! Maybe it’s our first mistake, And baby that’s alright, It’s crazy how we lost ourselves tonight
Maybe it’s our first mistake, And baby that’s alright, It’s crazy how we lost ourselves tonight, There’s a reason why they say that we should give it time, But time is not enough, And that’s the reason why when you’re young you fall in love, And that’s the reason why, When you’re young you fall in love
(empty by the click five)

Gak tahu kenapa, kok rasanya lagu itu pas banget, padahal otak gw penuh dengan pikiran-pikiran, pertimbangan-pertimbangan, prasangka-prasangka dan sumpah serapah untuk semua haram jadah yang udah bikin susah nambah-nambah sampah di otak guah, ha…. gw pengen liburan!!! whatever or wherever it takes, gw cuma mau 1 hal, kembalikan camdig gw… gw butuh banget… u’ll never know how hard hidup tanpa camdig di hari-hari seperti ini.

Komentar

Sudah Lama Mati

Bila kata-kata bisa membunuh, maka aku sudah lama mati.
Seandainya tatapan mampu memutus hidup, maka aku takkan pernah bisa menuliskan ini.

Gw masih muda, belum punya banyak pengalaman dalam hidup, tapi biar masih muda gw sering ngerasa kolot, tua dan mati.

Saat ego menguasai jaringan syaraf, maka saat itulah tatapan dan kata-kata akan sangat efektif untuk membunuh. Dan gw sering mengisi syaraf dengan ego gw yang setinggi bintang dilangit, gw bener dan yang lain salah. Yang punya dunia cuma gw, yang laen ngontrak. Belum bayar lagi! Yang najong, usir!

Kalo gw ngerasa udah mau mati, lagi sakaratul maut, maunya semua orang ngasih gw cadangan nyawa, ngasih doa, semua orang harus datengin gw untuk minta maaf. Merasa gw yang paling susah dan harus ditolongi, harus dihibur.

Gw gak pernah salah, gw selalu bener.

Ada gak orang yang kayak gw? apa gw ada? apa orang yang kayak gw masih bisa hidup dan berjalan tanpa rasa malu di atas muka bumi ini?

Orang kayak gw, kalo masih punya dahi untuk dilihat orang pasti ada alasannya. Alasan gw: gw udah lama mati, tapi diberi kesempatan hidup untuk belajar mati.

Komentar (4)

Kamasutra Versi JuPe

Sebenernya gw pengen majang foto seksi Julia Peres di artikel ini, tapi takut dicekal Bu Mutia Hatta jadi nikmati saja artikel ini tanpa kehadiran JuPe.

Gw pribadi suka aja sama cover album JuPe yang bertajuk Kamasutra itu tampak elegan, tapi kalo denger lagunya sich barang sepotong juga gak pernah, paling begitu doang. Mana berani dia ngeluarin suara aneh-aneh ala trio macan. Lagi pula menurut gw, Jupe gak seksi atau minimal dia gak seseksi Dewi Persik hanya saja wajah Jupe emang rada nakal. Kayaknya sich itu image yang emang mau dia jual, strategi pasarlah, terserah aja. Kalo gak beda, gak laku.

Sekarang sedang marak-maraknya pemimpin daerah mencekal artis yang tampil seronok dan vulgar. Entah fenomena apa, yang jelas kebijakan ini cukup menenangkan warga (walopun ada yang gak tenang) yang punya anak muda dikeluarganya. Mau gak mau kita harus mengakui generasi muda kita sangat berkiblat pada artis, bisa dilihatkan kalo jalan ke mall banyak orang yang dandanannya ngartis abis. Gak sadar kalo gak cocok. Artis kita berkiblatnya sama holywood kalo gak ya bolywood. Sama ancurnya. Tapi gw suka artis holywood, entah kenapa artis holywood kalo di red carpet tampak sangat elegan seminim apapun gaun yang mereka pake tapi kalo artis indonesia, jangan tanya dech, semua alat perang dipake, gelang gede, cincin gede, anting gede, kalung gede persis toko mas berjalan. Pantes banyak yang pengen jadi artis, cepet kaya.

Kembali ke album Jupe, gw udah gak ngikutin berita, jadi gw gak tahu apa album jupe jadi dicekal atau gak perihal bonus kondom itu. Menurut gw jupe lagi sial aja, dia salah pilih moment ngeluarun album kontroversi disaat dewi persik mengguncang tanah air dengan goyangan binal dan pakaian abnormalnya. Soalnya seinget gw, jamannya slank ngeluarin album berbonus kondom gak ribut-ribut amat. Santai aja kayak di pantai.

Buat gw gak jadi masalah dengan bonus kondom itu. Toh pastinya yang beli album Jupe adalah orang dewasa, kalo masih anak-anak biasanya masih punya malu, lagian sebagian anak juga uang sakunya gak mencukupi untuk beli kaset or CD paling banter beli bajakannya di PKL, gak masalah toh sama kondomnya? gak mungkin beli bajakan dapet bonus kondom. Dengan kata lain, kalo dibilang Jupe mengibarkan bendera free sex, ya gak juga. Kalo diliat lagi, jupe dari kalangan artis, kalo dia menganggap fenomena free sex normal, berarti (tidak mengeneralisasikan) para artis sudah biasa dengan hal ini. Kalo mau liat fakta juga, sex bebas sudah menjadi gaya hidup di kota besar. Sulitlah kalo melawan insting primitif. Gw nulis begini bukan berarti gw mendukung sex bebas, hanya mengungkapkan fakta yang tampak di sekitar kita. atau disekitar gw mungkin.

Dulu pernah mau diadakan mesin penjual kondom seperti ATM gitu, tapi dapet sambutan yang kurang baik. Gw sich gak masalah kalo mesin itu ditaruh di lokalisasi atau di hotel, memang sarangnya. Nah jadi masalah kalo mesin ini ditaruh di mall, di kampus, di sekolah apalagi di wilayah perkantoran. Terlalu vulgar. Kalo dibilang pemerintah mendukung free sex dengan pengadaan mesin ini maka bisa dibilang minimarket waralaba disekitar kita yang juga menjual kondom goceng isi lima itu juga mendukung free sex? harus ditutup? gak begitukan? Nah maksud gw, mengartikan sesuatu itu jangan terlalu sempit, lihat fakta dilapanglah. kalo di lokalisasi susah cari kondomkan ruynam, meningkatkan jumlah reproduksi yang tidak diinginkan, meningkatnya kemungkinan penularan penyakit kelamin, kan serem. Bukan mau mereka kok jadi PSK. Kalo disuruh milih pasti mereka maunya jadi artis.

Bagus juga dengan adanya pemimpin yang mencekal artis pengumbar nafsu beredar didaerah mereka, cukup membuat para artis wanita berpikir dalam sebelum memutuskan menelanjangi diri sendiri. Dengan adanya Bu Mutia Hatta menegur artis-artis nakal ini semoga cukup membuat para artis berhenti mengeksploitasi tubuh mereka. Kalo soal album JuPe, gw sarankan penjual kaset or CD berbonus kondom ini lebih memperhatikan konsumen, kalo pembeli bisa nunjukin KTP dengan usia mencukupi maka boleh bel,i kalo bocah ingusan yang mau beli ya dilarang aja. Gampangkan, pasti album jupe ada batasan umur untuk konsumennya, dia kan gak gila-gila amat.

Komentar (1)

Mengatasi Virus Tanpa Antivirus

Sebenernya gw gak pede menurunkan tulisan ini karena gw bukan ahlinya tapi sepertinya penting juga. Gw pake komputer jadul dengan mesin seadanya pentium IV generasi pertama kapasitas RAM yang menyedihkan 128 mb. Bayangkan, jaman sekarang masih pake 128?? gak banget!! tapi tenang gw punya laptop kok RAMnya 2G wahahaha…. tapi gw lebih suka pake komputer, more safety i think.

Selama beberapa bulan terakhir (setahun lebih ada kali, lupa gw) komputer gw dengan fitur seadanya sangat aman dari virus, trojan ataupun worm. Dari temen gw, gw sering denger keluh kesah mereka mengenai virus yang menyebabkan mereka harus instal ulang mesin mereka, padahal instal ulang untuk temen gw yang penelitian pake program arcView, autocad, erdas, ERMapper, Panavue, surfer dll yang runyam itu sangat menyebalkan untuk dilakukan. Untuk mengatasi hal itu gw punya beberapa solusi damai, tanpa antivirus tanpa harus terkungkung pada satu vendor ( waha… keren banget sich bahasanya, gw gak tahu tuch artinya apa, lupa juga mungut dari mana)

Sejarah nya virus dahulu kala adalah game yang dimainkan di laboratorium BELL, mereka membuat program untuk menghancurkan program lawan, program yang paling banyak menghancurkan program lawan adalah program pemenang. Bahaya… awalnya game ini hanya beredar di lab namun kemudian merambah keluar dan menjadi berbahaya (bagi pengguna komputer tentunya). Virus ada mecem-macem tapi gak bakal gw jabarin, karena gw sendiri gak ngerti maunya apa, jadi sori ya, gak penting buat gw dan buat kamu pengguna komputer yang sangat awam. Lanjut, berikut langkah aman yang bisa kita aplikasikan:

1. Beberapa virus memanfaatkan fungsi autorun pada windows untuk masuk ke komputer. Maka amannya matikan autorun di komputermu. Caranya?? puanjang tapi gampang, gw malay ngetik, tapi coba liat di ilmukomputer.com sapa tau artikel yang gw baca jaman dulu masih ada hehehe… sori ya nambah beban kamu.

2. Infeksi virus umumnya melalui removable disk, bisa berupa folder atau file dengan nama yang biasa kita pake atau menggunakan nama yang kamu pake tapi contentnya berupa virus. Kalo kamu aktifkan maka komputermu jadi pesakitan. Cara mengatasinya adalah hapalkan semua folder dan file yang kamu punya di removable diskmu, USB, FD or whatever semacem itu. Dan perhatiakan extensionnya, .doc , .exl , .ppt , .txt paling sering dikerjai virus, hati-hati. Kalo nyimpen data bisa pake .rtf tapi kalo ada gambar biarkan saja dalam bentuk .doc suka gak kesimpen soalnya atau gambarnya di simpen lagi ke .JPEG or anything like that.

3. kalo merasa belum cukup aman dengan langkah di atas maka beralih lagi ke komputer, ganti icon folder dan icon yang sering digunakan lainnya seperti .doc dan .rtf , download aja di internet kan banyak tuch icon lutu-lutu gratisan, biasanya sich virus berbentuk icon lama. jadi kalo buka USB dan melihat ada icon yang tidak sama dengan icon yang udah kamu ganti maka buang benda itu.

4. Sekarang virus yang lagi rame menyerang mahasiswa (temen gw, gak tau kalo elo-elo kena virus laen) adalah jenis visual basic atau vbs gitu. cara menanggulanginya gampang, buka direktori C-Windows folder system32 dan hapus msvbvm60.dll pasti vbs gak ngaruh ke mesin kamu tapi ada resikonya, aplikasi visual basic tidak bisa jalan dikomputermu. Jadi kalo gak mau itu terjadi maka rename saja folder itu menjadi (kalo gw) alinmsvbvm60.dll kalo ada aplikasi visual basic yang akan kamu pake maka rename saja lagi ke nama semula, repot? sana pake antivirus…

5. Pastikan penyimpanan data dilakukan di direktori selain C, program sekunder macem game bisa di taruh di selain C juga, printer juga gitu, soalnya kalo sampe ada virus maniac membabi buta mematikan komputermu maka kamu gak perlu nangis bombay saat instal ulang kehilangan data. tapi kalo yang rusak harddisk ya sudah ikhlaskan saja.

6. Ada satu cara lagi, yaitu mengganti extension file yang sering diguna-guna virus seperti .doc diganti jadi .alin misalnya tapi runyam soalnya kalo kamu transfer data ke komputer lain maka data itu gak bisa dibuka kerana gak ada extensionnya, yah gitu dech repot. tapi efektif. ya
sudahlah…

Gitulah, semoga bermanfaat, tapi virus selalu menyesuaikan dengan sikon, para pembuat virus selalu mencari cara menyukseskan pengerusakan komputer dengan virus buatannya, kreatif banget ya? salut!! makanya kita juga harus kreatif, belajar terus ama orang yang lebih tahu. Gw sendiri gak tahu apa langkah diatas masih bisa mengamankan karena udah lama gak berinteraksi dengan virus or worm or trojan or anyelse kalo ada cara baru yang gampang, gak perlu instalan apa-apa bagi tahu ke gw ya… jangan pelit-pelit ilmu, ingat: kiamat sudah dekat! :P oh iya, ada program deepfreeze yang bisa dipake di direktori C untuk mengamankan program file tapi gw gak suka pake itu, soalnya gw pikun :D tapi gw sarankan pake aja.

Semua langkah diatas gw dapet dari ilmukomputer.com , saran dari teman, tukang jaga rental dan dari forum-forum yang cukup bertanggung jawab. Jadi aman aja. Mereka menyarankan untuk jangan tergantung pada antivirus, karena mematikan kreatifitas, membangkrutkan dan melemotkan RAM 128 mb punya gw :D kalo RAM lo bergiga-giga sich mau divirusin, mau dipasangin antivirus ganda mah aman-aman aja…

Melalui tulisan ini gw menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya bagi para hacker dan blogger atas hinaan dan fitnahan dari “orang itu”. biasalah popularitas menyilaukan intelektualitas (haa… apaan tuch??), buat para cracker: Orang yang Kayak “begitu” yang harus… (apa?) takut ah…

Komentar (3)