Kamasutra Versi JuPe
Sebenernya gw pengen majang foto seksi Julia Peres di artikel ini, tapi takut dicekal Bu Mutia Hatta jadi nikmati saja artikel ini tanpa kehadiran JuPe.
Gw pribadi suka aja sama cover album JuPe yang bertajuk Kamasutra itu tampak elegan, tapi kalo denger lagunya sich barang sepotong juga gak pernah, paling begitu doang. Mana berani dia ngeluarin suara aneh-aneh ala trio macan. Lagi pula menurut gw, Jupe gak seksi atau minimal dia gak seseksi Dewi Persik hanya saja wajah Jupe emang rada nakal. Kayaknya sich itu image yang emang mau dia jual, strategi pasarlah, terserah aja. Kalo gak beda, gak laku.
Sekarang sedang marak-maraknya pemimpin daerah mencekal artis yang tampil seronok dan vulgar. Entah fenomena apa, yang jelas kebijakan ini cukup menenangkan warga (walopun ada yang gak tenang) yang punya anak muda dikeluarganya. Mau gak mau kita harus mengakui generasi muda kita sangat berkiblat pada artis, bisa dilihatkan kalo jalan ke mall banyak orang yang dandanannya ngartis abis. Gak sadar kalo gak cocok. Artis kita berkiblatnya sama holywood kalo gak ya bolywood. Sama ancurnya. Tapi gw suka artis holywood, entah kenapa artis holywood kalo di red carpet tampak sangat elegan seminim apapun gaun yang mereka pake tapi kalo artis indonesia, jangan tanya dech, semua alat perang dipake, gelang gede, cincin gede, anting gede, kalung gede persis toko mas berjalan. Pantes banyak yang pengen jadi artis, cepet kaya.
Kembali ke album Jupe, gw udah gak ngikutin berita, jadi gw gak tahu apa album jupe jadi dicekal atau gak perihal bonus kondom itu. Menurut gw jupe lagi sial aja, dia salah pilih moment ngeluarun album kontroversi disaat dewi persik mengguncang tanah air dengan goyangan binal dan pakaian abnormalnya. Soalnya seinget gw, jamannya slank ngeluarin album berbonus kondom gak ribut-ribut amat. Santai aja kayak di pantai.
Buat gw gak jadi masalah dengan bonus kondom itu. Toh pastinya yang beli album Jupe adalah orang dewasa, kalo masih anak-anak biasanya masih punya malu, lagian sebagian anak juga uang sakunya gak mencukupi untuk beli kaset or CD paling banter beli bajakannya di PKL, gak masalah toh sama kondomnya? gak mungkin beli bajakan dapet bonus kondom. Dengan kata lain, kalo dibilang Jupe mengibarkan bendera free sex, ya gak juga. Kalo diliat lagi, jupe dari kalangan artis, kalo dia menganggap fenomena free sex normal, berarti (tidak mengeneralisasikan) para artis sudah biasa dengan hal ini. Kalo mau liat fakta juga, sex bebas sudah menjadi gaya hidup di kota besar. Sulitlah kalo melawan insting primitif. Gw nulis begini bukan berarti gw mendukung sex bebas, hanya mengungkapkan fakta yang tampak di sekitar kita. atau disekitar gw mungkin.
Dulu pernah mau diadakan mesin penjual kondom seperti ATM gitu, tapi dapet sambutan yang kurang baik. Gw sich gak masalah kalo mesin itu ditaruh di lokalisasi atau di hotel, memang sarangnya. Nah jadi masalah kalo mesin ini ditaruh di mall, di kampus, di sekolah apalagi di wilayah perkantoran. Terlalu vulgar. Kalo dibilang pemerintah mendukung free sex dengan pengadaan mesin ini maka bisa dibilang minimarket waralaba disekitar kita yang juga menjual kondom goceng isi lima itu juga mendukung free sex? harus ditutup? gak begitukan? Nah maksud gw, mengartikan sesuatu itu jangan terlalu sempit, lihat fakta dilapanglah. kalo di lokalisasi susah cari kondomkan ruynam, meningkatkan jumlah reproduksi yang tidak diinginkan, meningkatnya kemungkinan penularan penyakit kelamin, kan serem. Bukan mau mereka kok jadi PSK. Kalo disuruh milih pasti mereka maunya jadi artis.
Bagus juga dengan adanya pemimpin yang mencekal artis pengumbar nafsu beredar didaerah mereka, cukup membuat para artis wanita berpikir dalam sebelum memutuskan menelanjangi diri sendiri. Dengan adanya Bu Mutia Hatta menegur artis-artis nakal ini semoga cukup membuat para artis berhenti mengeksploitasi tubuh mereka. Kalo soal album JuPe, gw sarankan penjual kaset or CD berbonus kondom ini lebih memperhatikan konsumen, kalo pembeli bisa nunjukin KTP dengan usia mencukupi maka boleh bel,i kalo bocah ingusan yang mau beli ya dilarang aja. Gampangkan, pasti album jupe ada batasan umur untuk konsumennya, dia kan gak gila-gila amat.
infogue berkata,
Mei 14, 2008 @ 10:01 am
Artikel di blog Anda sangat menarik. Anda bisa lebih mempopulerkannya lagi di infoGue.com dan promosikan Artikel Anda menjadi topik yang terbaik bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Telah tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
http://www.infogue.com