Buat kamu mahasiswa tingkat akhir atau menjelang tingkat akhir: Jangan terlalu memikirkan masalah penelitian, karena gak dipikirin aja sudah mengrogoti kita di dalam, apalagi kalo terlalu dipikirin.
Gw ngerti banget bagi anda2 yang meresa materi penelitian anda adalah yang paling sulit dibandingkan teman2 anda yang lain. Anda merasa (Mario Teguh Wannabe) masalah penelitian ini bisa membunuh anda perlahan-lahan. Tapi percayalah teman, kamu gak sendirian di dunia kejam ini karena teman kamu yang sedang penelitian juga merasakan hal yang sama so kalo kamu kapok soal urusan kuliah ini dan gak mau kuliah lagi minimal gak akan mengulangi di tempat yang sama maka hal ini gak akan terulang lagi dan NIKMATILAH ketegangannya… gw jamin, ketegangan penelitian ini gak akan kamu dapet di masalah lain.
Masa kuliah adalah masa dimana kita punya tanggung jawab besar terhadap diri sendiri dan tanggung jawab besar lain terhadap orang tua yang membiayai kita dan punya harapan besar terhadap kita. Kalo kamu gak terlalu memberati diri terhadap apa yang akan terjadi terhadap dirimu saat dan setelah kuliah beearti tanggung jawabmu cuma satu: terhadap orang tua. Orang tua kita (dalam kasus yang umum) merasa salah satu keberhasilan mendidik dan membimbing anak yang tertinggi adalah keberhasilan sang anak dalam bidang akademis. Karena itu berjuanglah demi mereka.
Kalo kamu baru mengajukan proposal penelitian dan langsung ditolak maka jangan kecil hati karena hal itu BIASA. Setelah itu kamu memperbaiki proposal dan mengajukan lagi dan dioret-oret maka hal itu juga BIASA, justru aneh kalo proposal langsung diterima.
Cara terbaik dalam menyiapkan proposal adalah: punya buku panduan penulisan, punya contoh proposal yang baik dan benar dan tentunya harus sesuai dengan ketentuan yang belaku di institusi tempat kamu menuntut ilmu (gaya gw udah kayak orang paling sukses di kampus…).
Saat penelitian berlangsung jangan pernah hanya punya satu data! gandakan datamu dan pastikan kamu punya soft dan hard copynya jaga2 kalo sesuatu terjadi. Dosen tidak akan mendengar alasan data hilang atau kena virus atau kena apapun mereka hanya tahu data harus siap saat mereka menginginkan data siap. Jadi kalo didamprat sama dosen yah sudahlah tak perlu dipikirkan karena memang itu keahlian mereka… menjatuhkan mental, kalo kamu jatuh maka toga itu semakin menjauh. Pasang muka tembok, masuk telinga kiri pantulkan lagi
Nasehat dari dosen itu penting hanya kamu harus tahu dosen juga manusia yang dipengaruhu mood, ada saatnya kalian sebagai mahasiswa hanya digunakan sebagai pelampiasaan emosi dan ego mereka yang gak kesampaian di tempat lain.
Gw gak perlu ngomongin masalah ketelitian atau ketekunan disini karean kalian udah tahu hal itu penting disadari sendiri. Hal penting lainnya adlah metodologi penulisan skripsi. Saran gw cuma satu: jangan pakai kalimat orang lain kecuali kalian betul-betul paham makna kalimat itu karena sewaktu-waktu kalimat rancu yang kalian buat atau kalian salin bisa menjadi racun bagi tulisan yang lain. Maksudnya: jadilah diri sendiri saat menulis draft skripsi kalo salah pasti diperbaiki oleh dosen pembimbing kecuali dosen pembimbing kalian terlalu dongdong atau terlalu sombong untuk memeriksa draft kalian. Nah ada solusi alternatif dari temen gw: sebelum menyerahkan draft ke dosen, mintalah teman anda untuk membaca dan memberi komentar karena dua kepala yang berpikir jernih lebih baik dari satu kepala berotak kusut seperti anda saat ini! (wakaka kalimat itu…).
Sebelum sidang yang harus kamu lakukan selain menghapalkan dan memahami isi tulisanmu dan materi pendukung lainnya adalah rilex… kalo gw malam sebelum sidang gw abisin secara santai: tanpa buku tanpa tulisan atau apapun berbau skripsi selain musik dan bantal gw yang nyaman… apalagi malem sebelum sidang di bogor ujan tambah nyenyak aja tidur gw. Rilex… rilex… rilexxxxxx
Kalo loe tegang justru gak bisa mikir, terlalu banyak adrenalin juga gak baik karena otak akan terasa penuh. jadi jangan terlalu bersemangan saat sidang, bisa blank. Kalo ditanya sama penguji dan gak tau jawabannya lebih baik gak usah ngarang deh bilang aja maaf pak/bu saya belum mempelajari materi tersebut… yah paling lo diceramahin dikit, ga malah dibilangin gak bisa lulus karena jawabannya kurang matang tapi peduli apa toh sidang gw dapet A. Kalo jawab pertanyaan gak perlu ragu kalo ragu pasti dijebak jadi salah lagi.
Setelah sidang pasti ada perbaikan dan sebagainya, lakukanlah dengan baik setelah itu urusan birokrasi menanti yang juga merepotkan sekali. Gw hampir lupa, lagi penelitian kita harus banyak2 beramal dan bersabar karena adaaaaaa aja masalah, virus, duit, printer rusak, alat2 berat, medan sulit, cuaca tak bersahabat, pacar yang ngerepotin, temen yang rese, and so many more just stay cool, take a deep breath and keep smiling!!
Goodluck everybody!!
Catatan kecil dari gw: kalo kamu boleh memilih pembimbing skripsi sendiri tanpa interfensi dari orang lain atau situasi tertentu maka pilihlahdosen yang baik dan benar. Tanya kakak tingkat/laboran/asdos yang mana yang bisa membantu kita, kadang yang bisa membantu bukanlah dosen yang murah senyum dan ringan dikantong jadi mengenal komandan sebelum turun kelapang memang penting karena kita bisa tau posisi kita dimana saat akan bertarung. Ada loch dosen yang suka dijilat, maksud gw suka dipuji n dipaketin, kalo udah begitu gw rasa sah-sah aja kalo rada muna sedikit…
