Gangguan Tidur: Insomnia

images2.jpg

Mengenali dan Melawan Insomnia

Menurut penelitian, hampir setiap manusia pernah mengalami masalah tidur. Satu dari tiga orang dilaporkan mengalami gangguan tidur dan satu dari sembilan orang memiliki masalah tidur yang cukup serius. Selama tiga tahun terakhir atau selama masa kuliahku yang jauh dari orang tua, aku mengalami masalah tidur yaitu Insomnia. Insomnia adalah suatu gangguan tidur dengan gejala-gejala selalu merasa letih dan lelah sepanjang hari dan secara terus menerus (lebih dari sepuluh hari) mengalami kesulitan untuk tidur atau selalu terbangun di tengah malam dan tidak dapat kembali tidur. Seringkali terbangun lebih cepat dari yang diinginkan dan tidak dapat kembali tidur. Ada tiga jenis gangguan insomnia, yaitu:

  • susah tidur (sleep onset insomnia),
  • selalu terbangun di tengah malam (sleep maintenance insomnia)
  • selalu bangun jauh lebih cepat dari yang diinginkan (early awakening insomnia).

Aku sempat mengalami Insomnia yang cukup serius sehingga mengganggu kegiatan kuliahku. Aku mengalami kesulitan tidur selama hampir setengah bulan saat tahun pertama kuliah. Hal ini cukup mengganggu aktivitas kuliahku, “Dalam perang, tidur adalah senjata.”-Robert Ludlum, bagaimana aku bisa bertahan di IPB kalau senjata untuk bertahan hidup pun tak maksimal. Setelah meriset dari berbagai sumber diketahuilah bahwasanya ternyata gangguan tidur yang kualami merupakan akibat beberapa kondisi fisik maupun psikis. Masalah yang kualami antara lain aku sedang dalam masa stres ringan yang kualami karena untuk pertama kalinya tinggal ribuan kilometer jauhnya dari orang tua, kedua karena aku sering kena gangguan migrain maka aku megatasi masalah itu dengan minum kopi atau teh yang mengandung kafein tinggi, ketiga adalah faktor makanan yang sudah pasti kurang sehat dan tidak teratur, faktor keempat adalah masalah fisik karena aku memiliki suhu tubuh yang lebih tinggi dari normal maka hal itu mengarah pada kecendrungan susah tidur. Selain itu penyakit seprti asma,  rematik, maag, ginjal dan tyroid atau kondisi jantung yang berdebar-debar juga mempengaruhi masalah tidur.

Maka kalo kamu mengalami kesulitan tidur, kenalilah kondisi fisik dan psikologismu baru bisa mengatasi insomnia. Dalam kasusku kecendrungan insomnia yang kualami relatif karena beberapa faktor ringan. Kalo kamu sudah mengenali faktor penyebab kesulitan tidurmu dan bukan maslah serius maka aku punya solusi yang terbukti cukup ampuh menurut pengalamanku.

  • Mandi air hangat sebelum tidur.

Hal ini akan membantu merelaksasi tubuh sehingga menurunkan ketegangan otot namun sebaiknya tidak dilakukan terlalu lama keran akan berakibat kulit menjadi kering dan kisut. Tentunya tidak kusarankan melakukannya pada malam hari bagi penderita rematik, malah gak bisa tidur…

images.jpg

  • Minum teh herba.

Karena aku tidak suka susu maka teh herba sangat baik. Tentunya aku mengurangi minum kopi. Yang aku minum jenis camomile. Sebenernya ada banyak jenis teh herba yang bisa kalian cari namanya dari sumber lain(maaf ya risetnya kurang mendalam).

  • Mendengarkan musik.

Dalam hal ini tentunya musik soft dan easy listening yang membantu menenangkan pikiran dengan volume rendah. Lebih berkhasiat kalo kamu mendengarkan suara monoton seperti suara kipas angin atau mendengarkan rekaman suara alam (suara ombak, angin, kicau burung atau suara orang sunda meniup seruling bambu) . Apapunlah yang ritmenya tenang dan monoton, yang penting bukan musik rock jaman sekarang, RnB apalagi Ska dan jangan mendengarkan radio karena temponya tidak beraturan dan suara penyiar seringkali megajak otak untuk berfikir dan tidak rileks.

  •  Pijatan.

Pijatan diseluruh tubuh atau pijatan di area rawan pegal seperti pundak dan tengkuk sangat bermanfaat merilekskan otot yang tegang yang berpengaruh pada kondisi otak dan merangsang kantuk.

  • Kalo kamu mahasiswa IPB seperti aku, bukalah buku Sosiologi Umum atau Pengantar Ilmu Pertanian maka mulailah membaca buku itu sebelum tidur dan kalian akan mengerti maksudku… (Maaf buat dosen yang menulis buku bukan maksudku tak menghargai karya kalian tapi…)

Hal-hal di atas dapat membantu untuk penderita Insomnia dengan faktor ringan tapi kalo faktornya cukup rumit maka yang harus dilakukan adalah: 

  • Cek ke Dokter. Hal ini sangat penting untuk mendeteksi apakah yang bersangkutan memiliki gangguan penyakit fisik yang berdampak terhadap gangguan tidur. Sebab sebagaimana dikatakan di atas bahwa terdapat penyakit fisik tertentu yang menyebabkan gangguan insomnia. Jika demikian adanya maka pengobatan dilakukan dengan terapi fisik. Kalo gangguan lebih ke arah psikologis maka hadapilah dokter ahli jiwa.
  • Jangan pernah menggunakan obat tidur tanpa anjuran Dokter. Jika hal ini dilakukan maka justru insomnia akan tetap resistan. Dalam hal ini perlu diingat bahwa kalangan terapis justru senantiasa berusaha menghindari penggunaan obat-obatan. Sebab, pemakaian obat tidur acapkali hanya sebagai pereda sementara, sehingga jika habis waktu berlakunya maka yang bersangkutan akan kembali insomnia.
  • Hindari mengkonsumsi barang-barang terlarang, semacam minuman keras, narkotika, dsb. Sebab hal tersebut akan mengganggu fungsi organ tubuh dan persarafan secara normal.
  • Mulailah makan ataupun minum secara wajar baik dari kualitas, kuantitas, ataupun waktunya. Hindari minum kopi saat menjelang jam tidur, sebab kopi mengandung unsur kofein sehingga merangsang saraf untuk sulit tidur. Hindari makan terlalu kenyang atau terlalu sedikit, karena hal tersebut akan menyebabkan perut merespons secara tidak normal.
  • Aturlah lingkungan kamar tidur secara efektif dan efisien, termasuk lampu tidur yang memenuhi syarat. Sebab kondisi lingkungan tertentu, semisal suara bising, lampu sangat terang, akan mengganggu konsentrasi tidur.
  • Jika kamu telah mengetahui bahwa masalahmu adalah aneka problematika kehidupan maka selesaikan terlebih dahulu secara sempurna dan jangan penah patah arang.  Ingatlah kata-kata sakti Pierre Simon de Laplace: “Seluruh kesulitan dalam hidup ini adalah bagian dari suatu tatanan yang sempurna dan sifat yang paling pasti dari sistem tata surya.” 

Sekian beberapa tips dan saran dariku untuk mengatasi Insomnia, semoga bermanfaat dan membuat kita lebih mumpuni dalam menghadapi perang melawan ketidakadilan dunia dan bersiap menyambut Sang Maha Adil saat tidurmu menjadi  sebuah ketenangan yang abadi.
images1.jpg

*Dari berbagai sumber

 

6 Tanggapan to this post.

  1. Posted by ade eva on Februari 27, 2008 at 3:32 pm

    alinn..tips yang bagus akan ku coba! mudah2n insomnia ku sembuh. u know what lin, gw menderita insomnia sejak gw sma kls 3!!! hiks… ada beberapa cara yang sudah gw lakuin mis.denger lagu (kenny G dan music sejenisnya)tapi gak bgt manjur juga..tapi skali lg oke bwt tlsnnya..

  2. Posted by alinananty on Februari 27, 2008 at 6:06 pm

    oke! selamat mencoba, smoga manjur ya… akhir2 ini gw jg mulai kena ganggun tidur nih namanya penyakit susah bangun he….

  3. Yang aku pernah denger, mandi air dingin di malam hari bisa menurunkan suhu tubuh sehingga mempermudah tidur. Tentunya tidak disarankan untuk orang yang memiliki kecenderungan rematik.
    Untuk buku nina bobo, dibanding PIP atau sosiologi, aku lebih menyarankan diktat PPKn. Soalnya aku benci banget ama mata kuliah yang satu itu… (mangap aja nih buat pencipta dan pengajarnya, gw gak maksud apa-apa…).

  4. Posted by alinananty on Maret 4, 2008 at 2:31 pm

    kamu benar Dea!!!!
    orang rematik g boleh mandi malem

  5. Posted by joe on Maret 14, 2008 at 1:30 pm

    gue juga penyakit susah bangun, tipsnya dibuat juga ya! biar seimbang,

  6. Posted by alin on Maret 18, 2008 at 5:47 pm

    minta bangunin nyonya donk! :-)

Tanggapi posting ini