Dalam rentang 21 tahun kehidupanku, aku mengalami beberapa episode duka yang sempat terekam dalam jurnalku. Salah satunya adalah saat soerang teman membohongiku dan aku tahu kalo aku dibohongi tapi aku menjaga kebohongannya dan sayangnya temanku gak nyadar kalo aku selau nunggu dia untuk jujur. Tapi sekarang ini bukan masalah lg karena aku sadar kalo menunggu itu adalah hal yang paling membosankan. tapi waktu itu alin yang bertanduk bernyanyi riang di jurnalku tertanggal 8 Mei 2006
so thank u 4 showing me
that best friends cannot be trusted
and thank u 4 lying 2 me
ur friendship, the good times we had
u cant have them back
when the tables turn again
u’ll remember me my friend
u’ll be wishing i was there 4 u
i’ll b the 1 u miss the most
but u’ll only find my ghost
as time goes by u’ll wonder why, u r alone…
Sangat egois dan childist. tapi dgn bertambahnya usia maka aku pun mengalami maturity yang dibuktikan dengan jurnalku yang mencatat pd tgl 1 januari 2007
Kan kuanggap kepedihan itu adalah hari kemarin. Saat ini adalah hari lain yang baru kukunjungi. Kan kuwarnai hari ini dan hari2 esok dengan warna ceria yang harmoni. Kuharap setiap detik mulai di saat ini, kita bisa saling memaafkan dan melupakan karena kita diciptakan berbeda…
Waktu memang selalu mendewasakan kita, dan aku punya beberapa kutipan yang tersebar dijurnalku yang pada akhirnya juga mendewasakanku:
Sophocles, dramawan Yunani berkata: “saya melukiskan manusia seperti yang seharusnya, namun euripides melukiskan manusia apa adanya”
Kenapa kata2 itu mendewasakanku? karena aku selalu berusaha menjadi manuusia sempurna sedangkan pada dasarnya tidak ada manusia yang di ciptakan sempurna karena Sang Pencipta menginginkan makhlukNya mampu hidup berdampingan dengan kelemahannya. Dan akupun mulai menjadi diriku sendiri tanpa harus melulu memikirkan pendapat orang lain. Akupun keluar dari kutukan pendapat orang dan mulai melakukan sesuatu. Meskipun sesuatu itu terkadang salah.
Edward John Phelps mengatakan: “Orang yang tidak pernah melakukan kesalahan biasanya tidak melakukan apa2″
Bahkan Jamie Foxx, itu lho produser sukses hollywood. Dia berkata : “aku mengalami kesuksesan sesering aku mengalami kegagalan”, it means hidup itu tidak adil tapi berimbang. Seperti pepatah kuno: “hidup adalah gema dari perbuatan kita sendiri “.
Makanya jangan sering2 gosipin orang karena sangat dekat dengan fitnah dan adanya fitnah akan menyebar kebencian. Rasanya gak pantas aku ngomong begitu karena aku suka juga yang namanya gosip.
Maka dari itu aku selalu berusaha untuk mulai lebih membumi dan lebih mencintai kehidupan karena: “Where there is love there is life”
tapi cinta terkadang membuat wanita buta… the aurora believes the day, flowers believe in the breeze and a women in love…
karena itu setiap kita harus sepeti hamlet yang menyatakn cinta dengan penuh perasaan; i say what i think and i feel what i say


Posted by Dea on Maret 4, 2008 at 1:38 pm
Cinta itu buta, tetapi kita tidak buta…
Kutipan dari film I Love you, Om, yang dibintangi Amanda.
Kurang lebih aku sering memikirkan mengenai hal semacam itu, sehingga aku lebih sering menjaga jarak pertemanan dengan seseorang.
Kita bersahabat, tetapi tidak sampai berbagi segalanya kan? Karena meskipun kita sahabat, tetap saja kita adalah individu yang memiliki ruang langkah sendiri…
Posted by alinananty on Maret 4, 2008 at 2:46 pm
sekalipun sahabat itu ibarat satu tubuh, bila yg 1 sakit maka yg lain ikut sakit. Tapi biarpun terkadang seperti 1 prasaan namun tetap beda OTAK!
Posted by nunun on Maret 19, 2008 at 10:25 am
o iyo lin, maapkan ambo atas segalo salah yang ambo buek.. maap nian lin, jangan dendam yo.
Posted by alin on Maret 19, 2008 at 11:17 am
manusia terdiri dari tulang, darah & daging, selain itu terdiri dari ego dan dendam!
gak dech, becanda! am dx ingak duso apo yg kw buek, jd bsukurlah manusia brsifat lupa.
Posted by rahmadisrijanto on September 2, 2008 at 2:25 pm
tulisan yang bagus…
lam kenal yach…
Posted by alin on Oktober 20, 2008 at 2:46 pm
@rahmadisrijanto
trima kasih…
salam kenal juga…